Loading...
Logo Umrotix

Hukum Tajwid Lengkap Beserta Penjelasannya

Hukum Tajwid Lengkap Beserta Penjelasannya

Saat sedang membaca ayat suci Al-Qur’an penting bagi Anda untuk mengetahui hukum bacaan yang ada pada huruf bacaan Al-Qur’an. Tajwid merupakan ilmu untuk mengetahui kaidah dan cara baca Al-Qur’an yang baik dan benar. Hukum mempelajri ilmu tajdwid yaitu hukumnya fardlu kifayah, sedangkan membaca Al-Qura’an sesuai ilmu tajwid hukumnya fardlu ain. Dengan menggunakan hukum tajwid bacaan dalam AL-Qur’an akan lebih enak sat dibaca ataupun didengar

Adapun tujuan dari memperlajari ilmu tajwid yaitu agar bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan terhindar dari kesalahaan dan perubahan makna atau artinya. Karena hukumnya wajib menerapkan ilmu tajwid dalam bacaan Al-Qur’an, penting untuk mengetahui apa saja ilmu tajwid. Ada banyak macam ilmu tajwid yang harus diterapkan saat sedang membaca Al-Qur’an. Perlu Anda ketahui juga membaca ayat suci Al-Qur’an dengan menggunakan hukum bacaan tajwid yang benar akan membuat amalan membaca Al-Qur’an semakin bertambah dan juga bermakna. Nah, berikut ini macam-macam tajwid dalam membaca Al-Qur’an yang perlu Anda ketahui.

Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Hukum tajwid nun sukun dan tanwin merupakan hukum bacaan ketikan nun mati bertemu dengan salah satu huruf yang sudah terbagi dalam beberapa kategori. Hukum nun mati dan tanwin terdiri dari lima yaitu izhar halqi, idhgam bighunnah, idhgam bilagunnah, iqlab, dan ikhfa haqiqi.

Izhar Halqi

Merupakan hukum bacaan apabila nun mati bertemu dengan salah satu huruf izhar. Adapun izhar secara bahasa yaitu jelas dan halqi yaitu tenggorokan. Huruf izhar terdiri enam yaitu alif atau hamzah, kha’, ‘Ain, Ha’, Ghain, Ha’. Jadi apabila Anda saat memabaca Al-Qur’an menemukan nun mati bertemu salah satu huruf izhar yang tadi cara bacanya harus terang, jelas dan pendek, bunyinya jelas, tidak samar dan tidak ada dengungan.

Iqlab

Iqlab merupakan hukum tajwid dalam membaca Al-Qur’an apabila nun mati bertmu huruf hijaiyah yaitu Ba’. Adapun cara membacanya nun mati atau tanwin tidak lagi dibaca sebagai nun mati tetapi berubah dibaca menjadi huruf mim.

Ikhfa Haqiqi

Apabila Anda menemukan nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yaitu Ta’, Tha’, Jim, Dal, Dzal, Zay, Sin Syin, Sod, Dhod, Fa’, Qof, Kaf. Cara bacanya harus samar antara bacaan izhar atau idgham. Ikhfa memiliki arti menyamarkan.

Idgham Bilagunnah

Jika Anda menemukan nun mati atau tanwin bertemu huruf Lam dan Ra’ hukum tajwid bacaannya yaitu idgham bilagunnah. Hukum bacaan idgham bilagunnah memiliki arti melebur tanpa adanya degungan atau memasukan huruf nun mati atau tanwin kedalam huruf sesudahnya tanpa adaya dengungan saat membacanya.

Hukum Mim Mati

Hukum bacaan mim mati apabila mim mati bertemu huruf tertentu. Hukum mim mati ada tiga yaitu ikhfa syafawi, izhar syafawi, dan idgham mimi. Dibawah ini kita akan menjelaskannya.

Ikhfa Syafawi

Cara baca hukum tajwid ikhfa syafawi yaitu dengan cara samar-samar pada bibir dan juga di dengungkan. Ikhfa syafawi memiliki perbedaan dengan ikhfa haqiqi. Jika ikhfa haqiqi hukum bacaannya bertemu dengan salah satu huruf ikhfa kalau ikhfa syafawi mim mamti bertemu dengan huruf ba’.

Izhar Syafawi

Apabila Anda menemukan huruf mim mati bertemu huruf hijaiyyah selain mim dan bab hukum bacaannya yaitu izhar syafawi. Saat membacanya Anda harus bisa melapalkannya dengan jelas bibir menutup mulut.

Idgham Mimi

Hukum tajwid yang satu ini apabila mim mati bertemu dengan huruf mim disebut idgham mimi atau idgham mutamasilain. Cara bacanya Anda harus membaca huruf mim rangkap sambil berdengung. Untuk hukum bacaan tajwid yang ini akan mudah Anda ingat apabila Anda menemukan mim mati bertemu dengan mim memiliki hukum tajwidnya yaitu idgham mimi.

Hukum Tajwid Idgham

Perlu Anda ketahui hukum bacaan tajwid idgham yaitu memiliki tiga macam dan memiliki perbedaan masing-masing setiap makhroj dan sifatnya. Yaitu idgham mutamathilain, idgham mutaqarabain, dan idgham mutajanisain.

Idgham Mutamathilain

Hukum bacaan yang satu ini berlaku apabila Anda menemukan suatu huruf yang bertemu dengan huruf yang sama. Misalnya Anda menemukan huruf Dal bertemu dengan Dal juga itu hukum tajwidnya idgham mutamathilain. Hukum bacaan yang ini mudah untuk diingatnya.

Idgham Mutaqaribain

Selanjutnya ada hukum bacaan idgham mutaqaribain yaitu apabila Anda menemukaan huruf dengan makhraj dan sifatnya yang sama milsanya Mim bertemu dengan huruf Ba’ atau bisa juga hurf Kaf bertemu huruf Qaf.

Idgham Mutajanisain

Yang terakhir ada idgham mutajanisain, apabila Anda menemukaan hukum tajwid yang dua huruf memiliki mahkraj yang sama tetapi tidak memiliki sifat yang sama. Misalnya Ta’ bertemu huruf Tha atau bisa juga Lam bertemu huruf Ra’ serta Dzal bertemu huruf Zha. Ingat ya Anda ridak boleh tertukar dari ketiga hukum idgham tersebut.

Hukum Tajwid Qalqalah

Hukum bacaan ini memiliki arti pantulan suara dengant tiba-tiba atau mental. Qalqalah memiliki dua macam yaitu qalqalah sugra (kecil) dan kubra (besar). Adapun huruf qalqalah terdiri dari lima huruf yaitu ba, jim, dal, ta, dan qaf Anda bisa mengingatnya dengan singkatan qatbujadin.

Qalqalah Sugra

Apabila Anda menemukaan bacaan dengan terdapat huruf qalqalah didalmnya dan berada ditengah lafal dengan berharakt sukun hukum tajwidnya yaitu qalqalah sugra atau qalqalah kecil. Anda harus membacanya dengan cara dipantulkan tetapi tidak terlalu kencang.

Qalqalah Kubra

Jika Anda menemukan huruf qalqalah yang terdapat di akhir lafal, baik itu memiliki harakat sukun, kasrah, fathah, tanwin ataupun damah tetap Anda harus membacanya waqaf itu disebut qalqalah kubra atau besar. Untuk qalqalah kubra ini kebalikan dari qalqalah sugra yang di pantulkan tidak terlalu kencag, kalau qubra harus dibaca dengan cara dipantulkan dengan lebih kuat.

Hukum Bacaan Mad

Mad memiliki arti melanjutkan. Mad memiliki dua macam yaitu mad asli dan mad far’i. Mad memiliki tiga huruf yaitumalif, wau, ya’. Ketiga huruf tersebut harus berharakat mati atau saktah. Panjang pendek hukum tajwid mad diukur dengan menggunakan harakat yang ada di tiga huruf tersebut.

Mad Thabi’i

Hukum bacaan mah thabi’i cara membacanya harus panjang dua harakat atau satu alif. Mad thabi’i atau mad asli apabila ketiga huruf alif, wau, dan ya’ berbaris harakat tertentu. Seperti alif yang berada sesusah harakat fathah, ya’ sukun terletak sesudah kasrah dan terakhir huruf wau yang terletak setalah dhamah mereka memiliki hukum bacaan mad thabi’i.

Mad Far’i

Hukum tajwid yang terakhir adalah mad far’i yang secara bahasa memiliki arti cabang sedang menurut istilah memiliki penjelasan yaitu mad yang merupakan hukum tambahan dari mad asli yang disebabkan oleh hamzzah atau sukun.

Itulah tadi penjelasan hukum tajwid pada bacaan Al-Qur’an yang bisa Anda terapkan saat membaca ayat suci Al-Qur’an. Dengan menerapkan hukum tajwid Anda akan lebih memiliki makna yang benar dan membaca Al-Qur’an menjadi lebih enak. Yuk, belajar ilmu tajwid mulai dari sekarang.